Pengenalan Object Oriented Programming (OOP)

Pengenalan Object Oriented Programming (OOP)

342
0
SHARE

Halo kawan… jumpa lagi, setelah kita kemarin belajar tentang prosedural sekarang saatnya kita melangkah ke OOP. Sebelum lebih jauh, marilah kita sedikit mengenal OOP.

Apakah OOP itu?
Secara garis besar, dalam pemrograman PHP dikenal ada 2 pendekatan dalam penulisan kode program, yaitu :

a. Pemrograman Terstruktur / Prosedural
Dalam pendekatan ini kode disusun dalam bentuk daftar perintah kepada komputer yaitu langkah demi langkah yang harus dilakukan oleh komputer. Pendekatan model ini lebih kepada bagaimana kode dieksekusi dari kode pertama, kedua dan seterusnya. Berikut ini adalah contoh dari pemrograman terstruktur / prosedural pada PHP

b. Pemrograman berorientasi objek / Object Oriented Programming (OOP)
Dalam pendekatan ini semua pemecahan masalah dibagi kedalam objek. Mengingat kebutuhan pemrograman yang lebih kompleks, metode OOP inilah yang dirasa mampu memberikan solusi bagi pemrograman modern. Konsep dasar yang ada dalam OOP adalah :
Inheritance / penurunan, maksudnya sifat suatu class induk bisa diwariskan kepada turunannya, sehingga tidak perlu duplikasi penulisan untuk sifat yang sama dengan induknya.

Encapsulation / pembungkusan, maksudnya beberapa properti atau method (bahasa sederhanya sifat atau perilaku suatu objek) bisa kita sembunyikan sehingga tidak mempengaruhi sifat atau perilaku objek lain.

Polymorphism / kebanyakrupaan, maksudnya suatu objek yang sama bisa memiliki sifat atau perilaku yang berbeda.
Dengan konsep diatas, memungkinkan OOP dipakai berulang-ulang dan menjadikan penulisan kode bisa dilakukan dengan lebih cepat.

Dalam OOP dikenal beberapa istilah, diantaranya adalah sebagai berikut :

Class dan objek
Bayangkan seorang arsitek memiliki rancangan rumah dan kemudian kontraktor membangun rumah berdasarkan rancangan tersebut. Rancangan rumah tersebut adalah class dan rumah yang dibangun tersebut adalah objek. Jadi bisa dikatakan bahwa class merupakan design struktur / blueprint dari suatu objek. Dalam class tersebut diterjemahkan bagaimana variabel dan fungsi dari suatu objek.

Properti dan Method
Bayangkan kembali dalam design rumah diatas, diterjemahkan bahwa rumah tersebut memiliki pagar, kemudian pagar tersebut bisa terbuka otomatis jika pemilik rumah menekan remote. Pagar tersebut adalah properti dan terbukan otomatis merupakan method. Properties dalam suatu class dinyatakan dalam bentuk variabel, sedangkan method dinyatakan dalam bentuk fungsi.

Berikut ini adalah contoh penulisan kode dengan OOP

Dari contoh dan pembahasan diatas terlihat jelas perbedaan antara prosedural dengan OOP. Pada prosedural kita langsung menerjemahkan variabel rumah secara langsung, namun pada OOP kita membuat rancangan rumah terlebih dahulu (yaitu class Rumah), kemudian kita membuat objek dengan new Rumah(), baru kita masukkan properties tipe rumah.

Sekilas terlihat penulisan OOP lebih panjang dan ribet, namun hal itu akan terasa diawal saja. Ketika anda telah membuat suatu rancangan, anda bisa menggunakannya berkali-kali, tanpa perlu membuat rancangan lagi.Bila anda tidak ingin repot anda tinggal menggunakan framework yang banyak beredar dipasaran. Dalam framework tersebut telah disediakan class-class yang kita butuhkan dan kita hanya tinggal menggunakan tanpa perlu membuatnya dari awal.

Baca juga : Menampilkan data dengan OOP PHP

Demikianlah sedikit pengenalan mengenai OOP, semoga bermanfaat. Terima kasih telah berkunjung ke harviacode.com..

Bagikan artikel ini ya.. terima kasih

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY