Mengenal version control, membuat, clone dan push repository Git.

Mengenal version control, membuat, clone dan push repository Git.

727
0
SHARE

Apakah itu version control? Version control adalah sistem yang mencatat file dan perubahannya sehingga kita bisa memanggil kembali versi file yang kita inginkan secara spesifik. Menggunakan version control sangat direkomendasikan bagi pengembang web atau aplikasi sehingga pengembang bisa mengontrol versi web atau aplikasi yang sedang dikembangkan.

Selain mengontrol versi, version control juga memudahkan kita dalam bekerja secara team. Kita tidak perlu lagi bertatap muka, kemudian saling tukar file dalam flashdisk dll karena semua file telah disimpan di git, sehingga jika kita ingin menyesuaikan kode, kita tinggal melakukan sinkronisasi.

Ada cukup banyak version control yang bisa kita gunakan diantaranya ada subversion (SVN), Mercurial, dan Git. Diantara ketiga version control tersebut, Git merupakan version control yang paling populer menurut penulis.

Untuk menggunakan Git, berikut ini langkah-langkah yang kita lakukan.

A. Mempersiapkan software dan akun github

Step 1 : Silahkan mendaftar di https://github.com/. Ingat baik-baik username, email dan passwordnya ya.

Step 2 : Download git di http://git-scm.com/downloads. Kemudian install pada komputer anda.

Step 3 : Download tortoisegit di https://code.google.com/p/tortoisegit/wiki/Download. Kemudian install pada komputer anda.

B. Membuat repository dan melakukan clone ke komputer local

Setelah melakukan tiga langkah di atas, kita siap membuat repository pertama kita. Sebagai contoh kita akan membuat suatu repository helloworld. Untuk membuatnya berikut ini adalah langkah-langkahnya :

Step 1 : Sign in pada github.com dengan akun yang telah anda buat. Pilih tab repository, kemudian new.

repository git

Step 2 : Masukkan nama repository, misalnya helloworld, masukkan deskripsi / keterangan bila perlu. kemudian klik Create Repository. Maka repository anda telah siap digunakan.
buat repository

Anda akan mendapatkan alamat url git. Copy alamat tersebut dengan membloknya kemudian tekan CTRL+C

Step 3 : Berikutnya adalah melakukan clode pada komputer local. Agar lebih mudah, kita letakkan clone di C:\xampp\htdocs (atau tempat project anda berada). Caranya klik kanan pada C:\xampp\htdocs, kemudian pilih git clone.

git clone

Maka akan muncul dialog sbb:

clone

Pada umumnya secara otomatis alamat URL. Jika belum muncul pastekan alamat git yang tadi kita copy. Setelah itu tekan OK. Maka akan terbentuk folder baru dengan tanda centang hijau bernama hellowolrd dalam C:\xampp\htdocs.

C. Melakukan commit dan push file

Ok sampai disini kita telah membuat repository kemudian melakukan clone pada komputer local. Berikutnya kita akan mencoba membuat file baru dalam folder hellowolrd, kemudian kita akan melakukan push ke github. Berikut ini adalah langkah-langkahnya :

Step 1 : Bukalah folder helloworld, kemudian buatlah file txt baru bernama tes.txt, masukkan sembarang teks dalam file tes.txt.

Step 2 : Klik kanan folder helloworld, kemudian pilih git sync,

git sync
maka akan muncul kotak dialog sbb:

commit
Step 3 : Klik commit, maka anda akan muncul jendela sbb:

setting commit

Step 4 : Klik edit local .git/config, maka anda akan diminta mengatur user dan email. ketikkan baris 1 s/d 3 seperti gambar berikut. Sesuaikan username dan email anda. Simpan dan tutup jendela tersebut.

user email

* jika gambar di atas kurang jelas, baris 1 s/d 3 adalah sbb :

[user]

    name = user_github_anda
email = emailanda@example.com

Step 5. Klik ok, maka akan muncul jendela baru sbb:

commit

Masukkan keterangan pada kolom message, kemudian centang file yang ingin anda commit.

Step 6 : Kemudian tekan ok. Maka akan muncul jendera baru hasil commit. Klik : Push. Lalu akan muncul jendela sbb : Klik Ok.

push 2

Step 7 : Anda akan diminta memasukkan username dan password. GUnakan username dan password github anda. Jika berhasil maka akan muncul jendela sbb : Klik close.

hasil push

OK, kita telah SELESAI melakukan push ke github. Sekarang coba sign in ke github.com. Bukalah repository helloworld, maka akan ada file tes.txt.
hasil final
Jadi demikianlah, cara membuat repository dan melakukan commit dan push file baru. Setiap anda ingin menyimpan perubahan file maka anda tinggal melakukan commit dan push tanpa harus mengatur ulang user dan email. File yang anda push akan disimpan dengan alamat yang berbeda, sehingga jika kita ingin mengambil versi tertentu, kita tinggal masukkan alamat url yang kita mau.

Pada kesempatan berikutnya akan dibahas mengenai penggunaan git dengan editor Netbeans serta cara melakukan sinkronisasi. Terima kasih telah berkunjung ke harviacode.com. Semoga bermanfaat 😀

Bagikan artikel ini ya.. terima kasih

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY